Assalamualaikum Wr.Wb
hem... gue memulai postingan ini dengan tanda-tanda dengan ke-tidak-nyaman-an gue terhadap dia, gue gak tau ini adalah suatu puncak dari perubahan sikap dia ke gue atau gimana, tapi gue merasakan perubahan yang teramat besar tentang sikap dia ke gue. atau mungkin gue telah mengeluarkan kata-kata yang bikin dia menjauh dari gue. satu hal dari dulu sampai sekarang yang membuat gue bodoh didepan cewek yaitu gak bisa menempatkan sikap yang baik, tidak bisa menentukan kapan bercanda kapan serius.. gue merasa gue cuma jadi bahan permainan aja, padahal kalo gue jadi ceweknya gue bakal beranggapan gue yang lagi dipermainkan..
entah harus gimana lagi, tapi gue cuma berharap ada yang bisa menjelaskan ini semua, gue gak bakal sanggup menopang semua beban ketidakpastian.. yang gue butuh memang cuma penjelasan aja sih, kenapa dia berubah.. sekalipun penjelasan itu bisa gue tebak bakal menyakitkan setidaknya itu menjadi suatu hal yang bisa gue pegang sebagai pedoman gue dalam melihat dia seutuhnya.. although it was very painful but I need it to see you better.. dalam pikiran gue gue yakin kalo dia dan gue sama-sama belum mau berbicara serius tentang ini, entah dari gue yang memang berpikir keadaan ini lagi asik, tapi sekarang gue berpikir keadaan ini semakin parah dan akan bertambah buruk dengan kebisuan dari gue dan dia untuk berbicara.. gue gak tau apa yang sedang dia pikirkan, tapi ketika dia berbicara sesuatu gue jadi berasa kalimat itu buat gue, padahal yang sesungguhnya gue gak tau kalimat itu untuk siapa..
dari hal-hal yang seperti itu membuat perasaan gue semakin kacau, gue jadi makin bingung kalo ketemu dia gimana, gue semakin gak karuan harus berbicara apa ketika ngobrol dengan dia.. tapi ada beberapa hal yang ternyata gue tetap pegang selama ini terhadap dia, yang pertama gue suka sama dia, gue gak tau ini tindakan yang bener atau salah, tapi kalo menurut temen-temen gue ya wajar sih, tapi mereka berpendapat bahwa gue jagan terlalu berharap, yaudah gue mulai memegang perasaan ini jangan sampai kelewat jauh. yang kedua entah gimana tapi gue terus berharap, padahal gue udah berjanji sama temen gue gak bakal menjaga perasaan ini sampai lewat jauh, tapi ketika gue sedikit saja berpikir tentang dia, entah kenapa gue langsung melepas perasaan itu agar berkembang.. sesungguhnya perasaan ini juga susah gue tekan supaya gak keluar, apa daya deh, gue gak bisa dengan mudah menekan dia keluar.
tapi seiring waktu berjalan dengan semua keadaan yang makin gue gak ngerti ini, perasaan itu bisa gue kendalikan, tapi berubah menjadi rasa khawatir. khawatir apa dia malah akan menjadi musuh gue, satu orang musuh membuat hidup gue gak tenang. sekarang kelemahan gue itu mulai terlihat, dimana gue gak bisa menempatkan sikap apa yang harus gue pakai kalo udah begini, gue takut ketika gue malah memperparah keadaan. gue cuma bisa nunggu dan melihat dia dari jauh aja itu udah cukup buat gue sekarang-sekarang ini. kalo bisa mengulang waktu gue mau mengulang dimana gue sama dia masih dengan lancarnya mengobrol dan melakukan hal-hal bodoh walaupun itu gak mungkin sih. yaudah gue cuma bisa menerima dan bersyukur.. mudah-mudahan gue mendapat suatu kejadian yang membuka mata gue tentang dia. gue gak mau tiba-tiba salah satu dari kita menghilang tanpa jejak begitu aja, gue berharap ini berubah menjadi teman yang asik, yang bisa membuat senyum diwaktu tangis..
kalo itu semua bisa terwujud gue akan menjaga pertemanan ini dengan segala hormat dan menghargai pertemanan itu setinggi mungkin, bukan maksud membeda-bedakan teman, tapi gue punya rasa yang berbeda ketika gue mendapatkan teman dengan perjuangan yang sangat sulit, itu harga yang pantas gue berikan kok.
makasih buat selama ini, apapun yang terjadi gue tetap menghargai dia, apapun pandangan dia ke gue, gue bakal jadikan hal yang begitu luarbiasa dihidup gue. dan semoga dia mengerti betapa spesialnya dia untuk gue.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar